You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Mandiraja Kulon
Logo Desa Mandiraja Kulon
Mandiraja Kulon

Kec. Mandiraja, Kab. Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah

Sosialisasi Gerakan Sampah Bernilai Dorong Masyarakat Mandiraja Kulon Peduli Lingkungan

Administrator 27 Agustus 2026 Dibaca 23 Kali
Sosialisasi Gerakan Sampah Bernilai Dorong Masyarakat Mandiraja Kulon Peduli Lingkungan

BANJARNEGARA — Mahasiswa KKN Angkatan 58 Kelompok 66 berkolaborasi dengan Karang Taruna Desa Mandiraja Kulon menggelar sosialisasi Gerakan Sampah Bernilai di Balai Desa Mandiraja Kulon, Banjarnegara, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut diikuti kader PKK, perangkat desa, dan para ketua RT. Sosialisasi bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan dan pemanfaatan sampah, mengingat sampah masih menjadi salah satu persoalan lingkungan yang perlu mendapat perhatian.

Materi sosialisasi disampaikan oleh bapak Eko dari Dinas Perlindungan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Banjarnegara. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya, termasuk mengenali jenis sampah organik dan anorganik serta cara pemilahan dan pengelolaannya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi bersama peserta. Selain itu, Firdan, mahasiswa KKN, turut memaparkan konsep Gerakan Sampah Bernilai sebagai upaya mendorong masyarakat agar tidak hanya membuang sampah, tetapi juga memanfaatkannya sehingga memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Eko mengatakan, konsistensi dan partisipasi masyarakat menjadi hal penting dalam menjalankan bank sampah. Menurutnya, kebiasaan memilah sampah dari rumah dan menyetorkannya secara rutin dapat mengubah sampah yang sebelumnya dianggap tidak berguna menjadi sesuatu yang bernilai.

"Yang paling penting dalam menjalankan bank sampah adalah konsistensi dan partisipasi masyarakat. Kalau masyarakat sudah terbiasa memilah sampah dari rumah dan rutin menyetorkannya, sampah yang sebelumnya dianggap tidak berguna bisa menjadi sesuatu yang bernilai. Jadi, bank sampah memberikan manfaat untuk lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat," kata Eko.

Melalui sosialisasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap lingkungan sekitar serta mampu menerapkan pengelolaan sampah mulai dari rumah. Gerakan Sampah Bernilai juga diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk melihat sampah bukan hanya sebagai persoalan lingkungan

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 529.528.913,00 Rp 1.772.409.994,00
29.88%
Belanja
Rp 354.635.525,00 Rp 1.867.839.170,00
18.99%
Pembiayaan
Rp 105.289.791,00 Rp 104.429.176,00
100.82%

APBDes 2026 Pendapatan

Hasil Aset Desa
Rp 93.304.000,00 Rp 741.377.000,00
12.59%
Lain-Lain Pendapatan Asli Desa
Rp 2.500.000,00 Rp 20.000.000,00
12.5%
Dana Desa
Rp 224.073.600,00 Rp 373.456.000,00
60%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 118.495.000,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 209.113.936,00 Rp 509.799.000,00
41.02%
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Desa
Rp 0,00 Rp 4.568.000,00
0%
Bunga Bank
Rp 537.377,00 Rp 4.714.994,00
11.4%

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 260.570.625,00 Rp 1.221.895.495,00
21.33%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 12.539.500,00 Rp 239.531.535,00
5.24%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 37.185.000,00 Rp 153.971.000,00
24.15%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 44.340.400,00 Rp 220.517.000,00
20.11%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 0,00 Rp 31.924.140,00
0%